Enrique juga menegaskan tekadnya untuk membawa PSG menorehkan sejarah dengan meraih gelar Liga Champions untuk pertama kalinya.
"Pada hari pertama saya datang, saya katakan tujuan saya adalah menciptakan sejarah bersama klub ini. Malam ini adalah malam yang hebat. Ini kesempatan untuk berterima kasih kepada para suporter atas dukungan mereka. Inilah indahnya sepak bola, bisa membuat para pendukung bahagia," papar mantan pelatih AS Roma dan Barcelona itu.
Pada final yang akan berlangsung pada 1 Juni, PSG akan berhadapan dengan Inter Milan. Enrique pun menaruh hormat kepada lawannya yang lebih berpengalaman itu.
“Ini final kedua mereka dalam tiga tahun. Mereka sudah siap. Mereka tidak banyak melakukan perubahan pada susunan tim. Ini tim yang sangat kuat dalam situasi bola mati. Kemarin (saat Inter melawan Barcelona) adalah pertandingan yang berjalan ketat, saling berbalas,” kata Enrique.
“Jelas terlihat bahwa mereka lebih berpengalaman, bukan hanya dari segi usia. Sekarang, tergantung pada kami untuk tiba di final dengan mental yang tepat,” pungkasnya.